Antara Indigo dan Gifted People: Sebuah Observasi (chapter I)

January 27, 2010 at 10:35 am (Diskusi dari Indigo Community) (, , , , )

Okey, straight to the point, thread ini sifat nya refreshment dari observasi saya dulu ttg apa itu indigo crystal, dsb, tentu nya dengan penambahan ilmu yang saya terima setahun ini, baik yang datang dari manusia alam ataupun petunjuk lain nya.

Satu hal yang harus di ingat setelah membaca thread ini adalah,, bagaimana kita menyikapi dengan bijak apa yang ada, bukan nanti nya menyatakan diri bahwa aku juga begini dan begitu, aku berkekuatan ini dan begitu.
Karena inti dari gifted adalah BERPIKIR BIJAK, BERPIKIR DAMAI, DAN SALING PEDULI SATU SAMA LAIN.
==========================

==================

tepat setahun yang lalu, saya ditunjuk untuk menjadi admin di forum ini, kemudian saya mulai bertugas untuk meneliti ttg apa itu indigo crystal dan magenta. Awal yang simpel, namun apa yg saya dapat selama perjalanan ternyata adalah sesuatu yang sangat luar biasa dan merupakan titik balik perubahan hidup saya.

membawa saya kepada orang2 yang akhir nya bisa menjawab pertanyaan yang tidak pernah terjawab dari dulu. termasuk ttg apa itu aura?

indigo, adalah warna aura dibagi menjadi 2, ungu yang kemerah2an, indigo yang ke arah biru, dan kedua nya punya tugas yang berbeda satu sama lain.

lalu apakah indigo itu adalah yang tertangkap di foto aura tiu indigo sepenuh nya? ternyata jawaban nya adalah tidak.
karena aura yang tertangkap di foto aura berubah2 sesuai keadaan kesehatan dan juga emosi.

lalu bagaimana bisa tau Indigo apa bukan?

hanya orang-orang tertentu yang bisa melihat aura inti/dasar seorang manusia, dan umumnya adalah gifted dan orang2 yg “ngilmu”. Aura dasar ini tidak lah berubah berdasarkan apapun.

lalu apa itu gifted?
Gifted adalah orang-orang yang mendapat “gift” khusus oleh Tuhan, melalui perantaraan alam.
kenapa di beri gift? karena like it or not,, gifted people adalah orang yang memiliki tugas khusus di masa kini atau masa depan, dan tanpa gift tersebut kita akan kesulitan dalam menjalani tugas kita tadi.

lalu apa tugas nya?
apa gift nya?

tugas akan di ketahui sejalan dengan waktu, tempat dimana kita paling nyaman, dan paling bisa mengeluarkan kemampuan kita, biasa nya itu lah tugas kita, bisa dikatakan spesialisasi.

apa gift nya?
gift dasar contoh nya intuisi yang kuat, bisa membaca orang lain.
gift spesialisasi contoh nya punya kemampuan penyembuhan, kemampuan penguasaan massa, dsb.

indigo adalah bagian dari gifted people, sepanjang yang saya tau, indigo adalah multi talented,dan agak berhubungan dengan dimensi berikut, mulai dari bisa “melihat” atau pun berkomunikasi dgn saudara2 kita dari dimensi lain.

lalu apakah ada selain indigo?
BANYAK…
mulai dari crystal, rainbow,bluehead,star,yellow,white,red,brown, dsb.

jika mereka non-gifted, aura dasar mereka bening, tidak ada warna, cuma ada aura luar.

lalu timbul lah pertanyaan, so,, gifted lebih tinggi dari orang biasa dong?

ternyata tidak, dikarenakan gifted tadi akan dimintai pertanggung jawaban nya, apakah kita berjalan ke arah yang benar atau tidak, dan biasa nya jika kita melanggar peraturan alam yang ada, kita berbuat jahat, hukuman nya bersifat langsung, mulai dari kesialan2 aneh, ataupun kesakitan secara fisik.

dan pada akhir nya dari opini saya, saya melihat label indigo amat sangat sempit.

Raja Agustinus Icu, Indigo Community Januari 2010.

15 Comments

  1. indigocommunity said,

    Bobo Berlian Said:

    semua manusia adalah gifted poeple
    spesifikasi indigo dan ini itu, ada batas2 pe,mbeda antara yg satu dgn yg lain

    tp batas itu tidak pernah nyata, batas itu wilayah yg luas

    antara tumbuhan dan hewan, secara umum bnyk berbedaan jelas
    tp td sedikit makhluk2 yg berada di antaranya
    antara laki2 dan perempuan
    antara budaya jawa dgn budaya padang
    antara bumi dan langit

    ikut opini om raja
    label bumi amat sangat sempit
    msh ada langit dan tempat2 lainnya
    ketika sudah tau ttg bumi, bukan berarti sudah tau semuanya
    bumi dan langit satu kesatuan

    membatasi bukan berarti mjd ekslusif
    krn semuanya adalah 1, seharusnya inkulsif

  2. indigocommunity said,

    Raja Agustinus Icu (Universitas Diponegoro), said:

    Setuju Bo,, hanya saja pelabelan ini di ada karena tujuan membuat “sadar” akan “tanggung jawab” orang-orang yang memang memiliki sesuatu yang “spesial” dalam diri mereka.”eksklusifisme semu”, yang pada akhir nya di tujukan untuk menyadari sebuah inklusifisme, tau siapa diri nya, tau tujuan nya, bertanggung jawab.

    mengingat satu fakta yg cukup menakutkan yang saya temukan selama observasi ini, bahwa ada gifted yang tidak tau kalau dia gifted, tidak belajar untuk menyikapi tugas dan kemampuan nya, lalu kemudian dia juga “ngilmu” dan karena memang dasar nya gifted (talenta dasar) sehingga menjadikan mereka pembunuh alamiah yg cukup mengerikan. orang2 yang tersenyum di luar, namun merek bisa saling bunuh satu sama lain via dimensi lain.

    apa yg om Bobo sampaikan diatas adalah goals utama nya, saya setuju dgn statement om Bobo. tidak ada eksklusifisme, yang ada kita damai dan bersatu. ^_^

  3. indigocommunity said,

    Bobo Berlian, Said:

    dr awal masalah yg muncul adalah hal ini
    hal awal yg mereka bunuh adalah diri sendiri(label yg dibuat sendiri), bs jg secara fisik dan mental
    lalu membunuh yg lain
    dan hal itu sering tidak disadari oleh dirinya sendiri

    kl diperhatikan, masalah yg dihadapi, selalu itu2 lg, cm pembungkusnya aja yg beda2, kadang hrs mulai dr awal lagi, dan siklus2 sperti itu berjalan, dr awal lg dan dr awal lg, mgkn km prnh mengalami suatu masalah menjdi mentah kembali🙂
    walo bgitu kita dan bbrp org mendapatkan ilmu, pengetahuan dan pendewasaan, walo terus menerus di ulang2

    dtunggu lanjutan observasition of (2) nya om raja

  4. indigocommunity said,

    Ryan Ferdiansyah, said:

    salaam…..
    saya ingin tau pendapat raja dan bobo mengenai guru pembimbing atau katakanlah orang tua spiritual untuk bisa ‘memberi jalan’ akan orang2 yang dikatakan gifted, indigo, dll ini….. untuk bisa ‘sadar’ dan ‘ tanggung jawab’ seperti yang dikatakan raja di comment atas….. walaupun memang tetap diri menjadi guru bagi diri sendiri….

    apakah seseorang yang kita anggaplah sebagai guru pembimbing itu memang dibutuhkan agar segala wacana (opini) tidak sekedar menjadi tulisan dan berwujud dalam keseharian….

  5. indigocommunity said,

    Raja Agustinus Icu (Universitas Diponegoro), said:

    @ Ryan: jujur Ryan, mengenai guru pembimbing, saya sendiri memang punya guru pembimbing, tidak hanya satu, ada beberapa, yang saya bagi berdasarkan spesialisasi nya, mulai dari kebijaksanaan,pandangan hidup,profesionalitas.

    kalau masalah butuh, ya tentu saja butuh,, karena kita sendiri kosong, dan butuh orang2 ber isi. Tapi yg paling penting adalah filter, dasar yang kuat. karena saya Islam, maka saya ambil batasan utamanya adalah ALquran dan al Hadits, jadi apa2 yg membuat saya jauh dari Tuhan, ya saya tinggal kan, begitupun sebalik nya.

    guru2 saya pun tidak dari Islam, ada yg aliran kepercayaan, ada juga yang orang kristian.

  6. indigocommunity said,

    Bobo Berlian, said:

    @ryan:
    bukan butuh atau tidak tapi ada
    walaupun disadari ato tidak keberadaannya ada

    ada yg disadari(yg memiliki guru scr khusus), ada yg tidak (kadang ada hal2 yg membuat kita mnemukan jawaban sperti apel yg tiba2 jatuh ato bc komik sinchan :D)

    walaupun seseorang merasa tidak membutuhkan guru, tp dia sedang berguru saat mengatakannya

    hati sendiri yg menentukan guru itu, pilih mn yg dirasa nyaman

  7. indigocommunity said,

    Adisti Widhi Andyani, said:

    saya menyadari bahwa ga semua orang yg berprofesi sebagai guru bisa benar – benar dijadikan sebagai ‘guru’. Orang yang berprofesi lain terkadang lebih bisa dijadikan sebagai ‘guru’.

    Para ‘guru’ tersebut berbeda dengan orang-orang yang lain. Entah itu karena aura mereka, ataupun pembawaan diri mereka. Bahkan sebelum dia berbicara, terkadang saya suka menebak “wah orang ini sepertinya ‘beda’..”

    dan nilai-nilai yang mereka ajarkan sangat universal meski itu terkadang tersirat dalam ucapan para ‘guru’. Namun dalam proses pemahaman tersebut saya merasakan ketenangan, mungkin karena merasa mendapat bimbingan kali ya?

    pengalaman adis sejauh ini seperti itu..

  8. indigocommunity said,

    Windu Yuga, said:

    Can’t fill a cup that already full (Avatar). Pepatah cina blg kalo Saat murid siap untuk belajar Guru akan datang dr langit.
    Mnrt pendapat sy, yg harus kita utamakan saat kita mengharapkan dtgnya Guru adalah menjaga agar Hati kita tetap bersih agar kita dpt menerima pelajaran dgn baik. Terkadang kesombongan telah memenuhi Hati sehingga gelas kita tak mampu lg terisi oleh hal baru..

  9. indigocommunity said,

    Raja Agustinus Icu (Universitas Diponegoro), said:

    well,, yg namanya kebijaksanaan, akan selalu membawa ketenganan, bagaikan air yg ada buat yg haus, tpikal guru selalu sama, memiliki ilmu dan kebijaksanaan yg lebih dalam dari kita sendiri. Yang paling penting adalah yg mengarahkan kita pada sesuatu yg lebih spirituil, dalam artian di sini pendekatan kepada Tuhan, jadi ilmu nya jauh lebih hakiki.

  10. indigocommunity said,

    Bety Ria Sersana, said:

    @ raja : yup….dengan kesadaran akan diri sendiri, itu akan menunjukan pada diri kita, bahwa apa yg telah di berikan kepada kita, itu semua harus dipertanggung jawabkan. dulu sebelum aku tau tentang indigo, aku menggunakan kelebihan2 itu ala kadarnya…tapi setelah tau…justru aku tersadar untuk menggunakan gift itu untuk kepentingan orang banyak, membantu sesama, menjaga alam, dan linkungan, dan tidak hanya di gunakan untuk kepentingan pribadi semata, karna semua kelebihan itu harus aku pertanggung jawabkan kelak. dan sama sekali tidak bermaksud untuk membeda bedakan, karna semua manusia itu sama, mahluk Allah, mahluk Tuhan, ntah yg berlabel indigo, gifted, normal, atau yg lainya. semua itu mempunyai tugas dan tangung jawab masing masing. dan dengan mengetahui kelebihan masing2, itu yg membuat kita tersadar dan tau apa yg menjadi tugas dan tanggung jawab kita.

  11. indigocommunity said,

    Rendi Ardinosa Alam, said:

    setuju sama tante Bety, karna semua manusia itu sama, mahluk Allah, mahluk Tuhan, ntah yg berlabel indigo, gifted, normal, atau yg lainya. semua itu mempunyai tugas dan tangung jawab masing masing.

  12. indigocommunity said,

    Nienks Kartika, said:

    setuju sm pembahasan Raja…menjadi org terpilih memang berat tetapi kalau kita menyikapinya dgn bijaksana maka label Khusus/gifted tersebut tidak akan menjadi beban bagi kita terutama mereka2 yg memiliki gifted dr Tuhan…

    Bukankah kita semua terlahir bersih dan sempurna ? maka apapun pemberian Tuhan pada kita, hendaknya kita terima dgn ikhlas tanpa merasa paling dan sangat….

  13. Jojo said,

    Seorang dgn 1 talenta bahkan org dgn 10 talenta semua ada pertanggungan jawabnya….
    Create by Design… itulah yg dilakukan Sang Pencipta
    Segala sesuatunya diciptakan bukan tanpa alasan…dan bukan kebetulan…

  14. abdurrahman said,

    saya mau tanya apa warna dasar aura saya yang sesungguhnya. agar saya bisa berintropeksi dari aura. kebanyakaan orang indigo sensi jika saya bertanyya seperti ini.

  15. Pyar Pyar said,

    ini pd ngomongin apa? trus, para indigo pd nyaman gk tinggal d dunia ini? jgn sampe indigo yg dah dberi klebihan itu… malah digiring hnya ntk kalkulasi klebihan diri z. ‘Kan sayank bgt kmampuan nya terisolasi/terhijab oleh ke-Akuan diri. “Go..go.. indigo!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: