TIPS-TIPS MENGATASI LUMPUH SAAT TIDUR (SLEEP PARALYSIS / KETINDIHAN)

July 18, 2010 at 11:42 am (Tips)

Beberapa orang terkadang pernah mengalami rasa kaku atau lumpuh saat tidur yang disebut dengan sleep paralysis. Kondisi ini tentu saja bisa menimbulkan serangan panik. Bagaimana cara mengatasinya?

Kelumpuhan saat tidur (sleep paralysis) adalah suatu kondisi seseorang yang sedang berbaring terlentang saat baru saja tertidur atau baru akan terbangun tapi menemukan dirinya tidak bisa bergerak atau berbicara.

Kejadiannya bisa terjadi dalam waktu beberapa detik atau menit. Selama periode itu seseorang akan diliputi rasa takut atau panik yang terkadang disertai dengan berbagai halusinasi fantastis atau mengerikan.

Seperti dikutip dari BBC, kelumpuhan saat tidur ini biasanya ditandai dengan ketidakmampuan sebagian atau keseluruhan anggota tubuh untuk digerakan dan juga tidak bisa berbicara atau berteriak.

Berdasarkan analisa dengan menggunakan polysomnograph (rekaman tidur) ditemukan adanya penekanan pada otot rangka orang tersebut.

Halusinasi yang menyertai kelumpuhan tidur ini bisa dalam berbagai bentuk, seperti exosomatic (gelombang, getaran dan gemetar), akustik (dering bernada tinggi atau suara yang keras), visual (cahaya atau persepsi ekstrim terhadap suatu objek), somatosensori (perasaan tubuh menjadi bengkok, diputar, ditekan atau sensasi seperti terbang dan mengambang) dan fisik (tiba-tiba merasa sakit di bagian tubuh).

Jika mengalami kelumpuhan tidur, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar terlepas dari kondisi ini, yaitu:

Cobalah untuk memastikan dan mengatur agar bisa tidur dalam posisi santai, serta usahakan untuk tidak terlalu lelah saat akan tidur. Karena kelelahan yang parah cenderung meningkatkan kemungkinan mengalami kelumpuhan tidur.

Usahakan untuk tidur dengan nyenyak, dalam arti tidak sering terbangun atau tidak merasa gelisah saat tidur.

Jika pernah mengalaminya, cobalah untuk mengidentifikasi penyebabnya sehingga bisa menghindari situasi atau kondisi yang terkait.

Usahakan tidur di tempat yang tenang dan memiliki ventilasi yang baik seperti ruangan berangin.

Sebelum tidur cobalah untuk melakukan beberapa latihan pernapasan atau membaca sesuatu yang menyenangkan dan lucu. Teknik ini bisa menghilangkan kecemasan yang bisa menjadi faktor penyebab kelumpuhan tidur.

Jika mengalami kelumpuhan saat tidur, usahakan untuk menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya dengan paksa. Hal ini bisa membantu seseorang untuk terjaga.

Jika merasa akan mengalami kelumpuhan tidur, cobalah untuk melakukan beberapa jenis gerakan seperti menggerakkan jari sebagai bentuk perlawanan.

Sumber: http://www.segalacara.com/cara/JANGAN-PANIK-INILAH-CARA-MENGATASI-LUMPUH-SAAT-TIDUR-SLEEP-PARALYSIS

10 Comments

  1. eifah said,

    Woooow..mungkin….yg terjadi ma teteh “sleep paralysis” namanya.

    t’eif pikir mungkin arwah t’ef gi sdg mo jalan2 tsoalnya pernah terserang lg, tp tetehnya bs bangun dan sadar melangkah menuju pintu kamar mo keluar kamar berniat cari ibu teteh sambil manggil2 ibuku…tp…terus tiba2 sadar kok sep ga pake baju akhirnya…mendapati diri masih di posisi tidur. (berbaju tentunya…^_^)

    menyerangnya kebanyakan waktu kecil, gejalanya sep sleep paralysis…iya sampe sesek Napas…klo lg keserang, suara2 jd sangat keras, mo berdoa…ngucapin istigfar & sgl macam az susah…tp begitu pasrah…akhirnya bisa bangun….

    bahaya ga ya …klo terlalu sering…terserang….???
    nanti efek sampingnya u yg selalu mengalami gejala tsb gmn ?

  2. eifah said,

    oWw…iya jd Ingat…..Pernah waktu kecil terserang…seluruh badan gag bs digerakkan, gag bisa bicara, sesak napas seperti dicekik, suara2 jadi sangat keras terus…dr sela pintu dibawahnya ad sinar putih terang benderang kmdian pintu itu terbuka paksa…dan ada sosok manusia gag ingat seperti apa..tp ingat pernah cerita ke adek…klo bentuknya sep manusia yg dah rusak,…..

    Alhamdulillaah skrg jarang…cuman skali bulan mei or juni mungkin ya itu => yg melihat diri berjalan ke arah pintu ga berpakaian bukan melihat merasa.seperti mo berganti pakaian iya kayanya itu…soalnya aku pikir karena pakaianku yg bikin sesak..saat itu..

  3. eifah said,

    Penekanan Pada otot Rangka…???

    Otot rangka apa..biasanya chaki…???

  4. dyastuti said,

    Saya pernah merasakan tidur yang seperti ini, badan seperti terkunci dan mulut pun tidak bisa mengeluarkan suara. Hanya hati yang bisa bersuara dan berteriak. Maka dengan perasaan yakin saya membaca ayat2 suci Al-Quran yang saya ketahui. Perlahan tapi pasti akhirnya saya bisa bergerak kembali dan terbagun dari tidur yang menyiksa tersebut.

  5. Zora Zobhirin said,

    ok

  6. gingerkempling said,

    taruhlah tanganmu di dadamu kau akan merasa jantungmu berhenti berdetak…. lalu mengurangi rasa sakitnya

  7. Balack mpc said,

    Kalau menurut pengetahuan yg pernah aku baca,karena kekurangan oksigen di otak makanya terjadi seperti itu

  8. arifsazuoka said,

    Reblogged this on arifsazuoka.

  9. Desma Bangun said,

    saya juga pernah mengalami seperti itu,tak bisa bergerak,sesak dan suara ribut terngiang di telinga saya,mungkin karena saya lagi banyak pikiran kali ya-_-

  10. Saepul Vanrivan said,

    geblek saya tiap hari ngalamin yg begitu serem ;'(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: