Rahasia di Balik Kemampuan Kaum Indigo Dalam Mengetahui Peristiwa di Masa Lalu, Masa Sekarang, dan Masa Depan

January 27, 2010 at 12:34 pm (Diskusi dari Indigo Community) (, , , , , , )

Ini pengetahuan yg ken dapet dari bisikan di kepala.  Beribu ribu maaf karena banyak sekali. Mungkin teman-teman malas membacanya, tapi ga rugi koq krn stelah membaca ini teman-teman tahu dengan detail dari kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana kemampuan vision indigo diperoleh.
Salah satu kemampuan yang dimiliki kaum indigo adalah mengetahui peristiwa di masa lalu, masa sekarang, dan masa depan baik yang berkaitan dengannya dirinya sendiri, keluarganya, situasi suatu tempat maupun kondisi suatu bangsa dan negara.

Rahasianya adalah Kitab lauhul Mahfuz, yaitu kitab induk yg diciptakan Allah dan kitab itu berfungsi me nampung segala data2 berisi informasi tentang semua ciptaan Allah, tentang semua peristiwa dari sebelum Allah menciptakan alam semesta sampai yg akan terjadi setelah kiamat, juga terdapat tentang takdir manusia lengkap dngan apa yg sudah dilakukan manusia tsb, jenis2 azab yg menimpa kaum2.  Data2 tentang tugas-tugas malaikat, jenis-jenis mukjizat yang diberikan pda nabi dan rasul, data2 wahyu yg diberikan pada nabi dan rasul baik berupa lembaran maupun yg sudah menjadi kitab spt Taurat, Injil dan Al Qur’an.  Jadi dapat dibayangkan betapa amat sangat besar sekali kapasitas tampung penyimpanan kitab Lauhul Mahfuz ini dalam menyimpan berbagai data dalam bentuk tulisan, suara maupun gambar.

Letak dimana kitab Lauhul Mahffuz hanya Allah yg Maha Tahu.  Data2 dalam kitab tersebut kebanyakan diakses oleh malaikat yg bertugas mengurus alam semesta dan manusia, spt tugas membagikan rezeki, mncabut nyawa dll. Terkadang setelah malaikat mendapat data2 tsb, Iblis kerap kali menguping tentang data2 yg diperoleh malaikat spt yg dikisahkan di surat Al Jin.
Untuk manusia, tidak semua data informasi dapat diakses.  Kita harus registrasi utk mnjadi user dulu dengan cara bertakwa dan bila sudah maka itu tergantung Allah ingin memberi data yg kita butuhkan atau data2 lain yg Allah kehendaki krn Allah lebih tahu Data2 yg terbaik dn lebih brmanfaat utk kita ke depan.

Dalam hal ini kaum Indigo dengan sendirinya dapat menerima data2 informasi baik di kejadian masa lalu, kejadian masa sekarang di tempat berbeda tapi dalam waktu bersamaan, atau di masa depan maupun tanda2 akhir zaman. Tiap indigo ada yg bisa mnerima data masa lalu saja,masa sekarang saja, atau masa depan saja. Ada juga yg lebih dari 1 ataupun memiliki ketiga sekaligus.  Data2 informasi tersebut didapat datang sendiri alami tanpa diminta karena termasuk takdir.  Allah meng-copy-paste-kan data2 informasi ke diri indigo, artinya kita menerima salinan data2 dari aslinya tanpa merusak/menghilangkan/mengurangi data aslinya yg terletak di kitab Lauhul Mahfuz.  Data2 dapat diterima melalui perantara bisikan maupun penglihatan dikala sadar ataupun tertidur (bentuk mimpi).  Kapasitas data yg diberikan Allah terbatas sampai indigo tsb wafat.  Lamanya pentransferan data tergantung banyaknya data yg diberikan.  Semua data tak dipungut biaya bila digunakan utk kbaikan, tapi bila digunakan untuk kejahatan maka kita harus membayarnya dengan mnjadi penghuni Neraka. Waktu pentrasferan data bisa kapan saja baik pagi siang maupun malam, bisa di kota desa maupun hutan sekalipun.  Semua data informasi yg diterima indigo akan dimintai pertanggungjawabannya kelak/digunakan utk apa saja. Dan indigo wajib menggunakan data2 informasi yg sudah diterima untuk kebaikan saja.  Bila di akhirat manusia tak mau mengakui perbuatan yg sudah dilakukan di dunia, maka data-data tentang semua keagiatan waktu hidup di dunia di perlihatkan dalam bentuk gambar dan suara sebgai bukti kalau tak mau ngaku juga maka ke 5 panca indera manusia tsb diizinkan oleh Allah utk berbicara dan bersaksi mereka dgunakan utk apa saja oleh manusia tsb wktu di dunia.

Sekarang ini data2 informasi yg dimiliki manusia mengenai adanya kitab Lauhul Mahfuz, terlengkap hanya terdapat di dalam kitab suci Al Qur’an surat ke 85 ayat 22, surat ke 57 ayat 22, surat ke 33 ayat 6, surat ke 27 ayat 75, surat ke 22 ayat 70,  surat ke 21 ayat 105, surat ke 20 ayat 52, surat ke 17 ayat 58, surat ke 15 ayat 4,  surat ke 13 ayat 39, dan surat ke 11 ayat 6.

Oleh: Ken Pradipta Pratama, Indigo Community Desember 2009.
Advertisements

Permalink Leave a Comment

9 teknik untuk berhenti berpikir negatif

January 27, 2010 at 10:15 am (Repost Article, Tips) (, )

Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut.

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.

Jessica Padykula menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:

1. Hidup di saat ini
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan hal positif pada diri sendiri
Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.

3. Percaya pada kekuatan pikiran positif
Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.

4. Jangan berdiam diri
Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus pada hal-hal positif
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah’ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan’. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.

7. Hadapi rasa takutmu
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba hal-hal baru
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah cara pandang
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

Sumber: http://unic77.blogspot.com

Permalink 1 Comment